Skip to main content

Posts

Showing posts with the label NOVEL

FANTASI LAYAR KACA ( Chapter 2 " Guide " )

Suara yang begitu hangat dan lembut menyapa Raka dengan salam perkenalan, sembari tersenyum dan penuh ceria perempuan yang mengenalkan diri dengan nama Yukacco itu seakan ingin mengajak Raka untuk bermain bersamanya. "Bagaimana perasaanmu? ini menakjubkan bukan? kamu menjadi seorang Raja, memiliki Istana yang megah dan Rakyat yang selalu mengagumi". "HANTU! KUNTILANAK DALAM CERMIN!" Raka takut kepalang, dia pun langsung sembunyi dibawah kolong kasur. "Hei itu tidak sopan! kau menyebut wanita cantik sepertiku Hantu dan apa itu Kuntilanak!? apakah itu sikap terpuji saat ada orang yang berkenalan denganmu?". 'Orang cantik?' Raka berpikir, kenapa ada wanita cantik di dalam cermin? . "Cepatlah keluar dari kolong, aku ingin bicara sesutu" Sambil kesal karena disebut hantu oleh Raka. Raka keluar dari kolong tidur kemudian mendekati cermin tersebut, "Kamu sungguhan? apakah kamu sama sepertiku? Manusia kah?" Yukacco pun menjawab pe...

FANTASI LAYAR KACA ( Chapter 1 "Perkenalan" )

Satu demi satu hingga menjadi banyak, waktuku selalu terbuang percuma tanpa ada yang berguna. Setiap hari merupakan hal statis yang tak berwarna, kemurungan akan hidup selalu menghantui keseharianku. Perkenalkan namaku Raka, aku adalah mahasiswa tingkat akhir di sebuah perguruan tinggi di Jakarta, keseharianku masih dilalui dengan hal yang biasa yang aku anggap tidak berguna, seperti bangun tidur melakukan aktivitas kuliah, mengerjakan tugas kuliah, kerja sambilan dan masih banyak lagi hal yang begitu merepotkan. Suatu ketika saat aku pulang dari kerja paruh waktu, aku melihat suatu benda aneh yang tergeletak di samping pembuangan sampah, aku pun penasaran dan datang menghampiri ke arah benda itu. Aku begitu heran, benda ini berbentuk seperti LCD monitor seperti yang ada di rumahku namun benda itu keseluruhannya terbuat dari bahan kayu berwarna hitam seperti kayu eboni dengan memiliki sentuhan profil seni nan unik di setiap ujungnya, aku pun membawa benda itu ke rumah. ...

REHAT ( Chapter 2 "Mulai !" )

Setelah melalui beberapa obrolan dengan ibu tentang keadaan gua yang jadi pengangguran, gua pun keluar kamar dan menuju singgasana sofa reot depan kamar. Dilanjut dengan menyeduh secangkir kopi berwarna hitam pekat dengan canggkir berwarna putih, jika menikmati kopi gua langsung ingat tentang April, tentang cara dia meracik kopi dari menggrinder kopi dengan grinder yang diputar-putar dengan tangan kecilnya yang mungil berhiaskan jam tangan berwarna putih yang mengikat erat di lengan kanannya,sembari dia tersenyum sambil mencampur kopi hasil gilingannya itu dengan kopi kirimer sasetan, ah sangat bahagia sekali mengingat cara-cara dia meracik kopi apalagi pada saat menuang air panas ke dalam cangkir dan mengaduknya dengan tatapan matanya yang bulat. "Andra!" sahutan datang dari arah depan jalan menuju rumah, suara yang ngebas seperti speaker orgen tunggal  yang bikin telinga gua mendengung. "Eh lo si Badak Sumatra " mahluk ajaib yang gua maksud adalah Erwin temanku...

REHAT ( Chapter 1 " Keluar Dari Zona Nyaman" )

Hari ini hari terakhir gua kerja dan terakhir kali jadi Karyawan. Terlintas perasaan bahagia karena akan berhenti menjalani lingkaran setan, iya lingkaran setan dimana keseharian dengan melakukan kegiatan yang sama berulang - ulang hingga tak menemukan ujungnya. Yang dihadapai dalam satu hari penuh bakalan bisa ditebak, "ah pasti melakukan hal itu lagi" gak ada yang dinamis semuanya statis. Semua yang dirasakan tentang kehidupan realistis, yang berhubungan dengan  materi dan keuntungan. Alasan berhenti kerja sih bukan karena masalah resign atau PHK , ini mah habis kontrak kerja dengan pemberitahuan yang mendadak, ya namanya juga kerja melalui sistem outsorscing ya mau tak mau kita harus patuh pada beberapa lembar surat kontrak kerja. Sudah sore dan sebentar lagi senja, setelah pamitan dengan teman-teman Kantor yang kebanyakan dari mereka tidak ada rasa sedih karena bakal kehilangan gua dari Kantor itu, ada yang bermuka datar tak peduli, ada yang terlalu sibuk dengan layar m...