Skip to main content

Posts

Showing posts with the label PUISI PENDAKI

CURHATAN GALAU

Tak Bisa Memiliki Apakah dunia ini begitu membenciku? dia selalu saja tidak menghendaki aku untuk memiliki apa yang sudah aku beri dan cintai. Tak terbalaskan, begitu sakit walaupun mencoba untuk tersenyum, ditambah lagi hormon-hormon di tubuhku yang tidak menghendaki aku untuk makan dengan enak ...tidak nafsu makan, ya benar jika patah hati selalu seperti ini. Malam hanya akan menambah partikel kesedihan yang akan selalu menyelimuti hati ku, terasa berat dan tenggelam. Semua yang aku takutkan dan khawatirkan akan terjadi sebentar lagi, hanya menunggu hitungan mundur seperti bom waktu, Meledak pada saatnya kelak, luapan kekecewaan dan takut yang akan terjadi... Hati ini sentimen sekali, selalu selalu menanggapi semuanya dengan perasaan cinta, tapi kan memang Hati itu ada untuk mencintai dan memberi. Aku kira pandangan matamu itu adalah sebuah keyakinan, dan aku sering diam-diam melirikmu hanya untuk menyenangkan perasaan hatiku. Tiap melihat garis wajahmu,matamu yang berb...

SABANA KEBEBASAN

SABANA KEBEBASAN Hanya padang rumput hijau bersemilir angin Luas seluas-luasnya tanpa mata habis memandang Aku tak peduli tubuh ini berselimutkan dingin Biarkan tubuh ini bebas dipangkuanmu dan terlentang Langit itu menari dan terus menari tanpa sudi Angin pun berhembus dari lembah sang gunung Aku merasa bebas dan bahagia ini tak pernah berhenti Sabana hijau itu membunuh semua rasa sedih dan murung Oh edelweis, kau menambah kebahagiaan di relung perasaan ini Bungamu bermekar dan berdiri gagah di lautan sabana ini Ini adalah sabana kebebasan Ini adalah tempat yang baik untuk peraduan

GAGAL SUMIT MAHAMERU

PUNCAK ITU TAK KAN HILANG Suatu tekat berlapiskan batu dan baja Api merah menyala dan membumbung di ubun kepala Diri ini tak terbendung lagi untuk melangkahkan kaki ke puncak Hati ini membungkus rasa semangat tanpa terkuak Ini memang bukanlah perjalanan mudah dan instan Ini memang bukanlah suatu khayalan dan kiasan Namun ini adalah suatu keteguhan untuk mencapai puncak Ini adalah sutu langkah besar membawa keyakinan setapak demi setapak Jalan berbatu nan tandus mengikat setiap telapak kaki yang melangkah maju Angin dan debu menghampiri raga dan menyelimuti jiwa kecilku Kaki kecil itu terus melangkah dan terus melihat kedepan dengan gagah Jiwa kecil ini pun mulai tangguh melawan setiap angin yang berkoyah Malam waktu itu masih belum singgah walaupun akan menjelang fajar Hawa dingin masih dibawa sang angin yang selalu berputar Terdengar suara lirih kesakitan di peraduan yang sepi Dan suara itu mencekam dan mencabik naluri Dia terkapar di hamparan bongkahan batu Din...