Skip to main content

15 PERALATAN PRIBADI MENDAKI GUNUNG

15 Peralatan Pribadi Mendaki Gunung

Salam Lestari!


Oke bro, kali ini gw bakal bahas tentang peralatan pribadi mendaki gunung. Peralatan pendakian dirancang khusus untuk mengatasi masalah yang akan didapatkan di lapangan saat melakukan petualangan atau penjelajahan di berbagai macam relief permukaan bumi. Yang memudahkan kita, relatif nyaman dan memberikan perlindungan yang memadai dari bahaya yang didapatkan di medan yang relatif ekstrim. Kita ada kalanya mementingkan ego dan merasa telah mampu menghadapi kondisi alam hingga kita kurang memperhatikan masalah perlengkapan. Dengan memperhatikan beberapa medan yang sering dilalui, ada beberapa peralatan standar yang perlu dipersiapkan sebelum perjalanan.


1. Sepatu Gunung/Tracking

Merupakan salah satu peralatan primer. Karena kegiatan utama adalah berjalan, maka kaki harus mendapatkan perhatian penting supaya perjalanan menjadi nyaman saat mendaki.



2. Kaos Kaki

Sangat penting digunakan karena membantu menyerap keringat, melindungi dari lecet, menahan suhu dingin. Beberapa acuan yang digunakan dalam memilih kaos kaki :
a. Berbahan lembut dan menyerap keringat, seperti katun
b. Cukup tebal, panjang dan tinggi, paling tidak hingga setengah betis
c. Kaos kaki berjari seperti sarung tangan, memudahkan saat istirahat panjang



3. Gaiter

Merupakan peralatan tambahan yang tidak wajib digunakan. Namun karena banyak manfaat yang didapatkan, direkomendasikan untuk situasi tertentu. Geter berupa lembaran kain kedap air yang diperkuat oleh pengencang berupa karet atau setelan pada atas tengah dan bawahnya sehingga bisa melekat pada kaki.
Fungsi Gaiter antara lain : mencegah kerikil atau tanah kedalam sepatu, menceggah ujung celana basah saat berjalan di daerah basah dan lembab yang dapat menyebabkan dingin, menahan cuaca dingin yang memperngaruhi persendian dan otot-otot kaki bagian bawah. Beberapa pilihan saat memilih gaiter :
a. Tahan gesek dan kedap air
b. Setelan kokoh
c. Bahan pengikat ke bawah sol kuat, tidak mudah putus.



4. Celana Panjang ( celana lapangan )

Celana panjang atau celana lapangan sebaiknya bahan yang dapat menyerap keringat namun dapat menahan dingin. Selain melindungi dari suhu ekstrim juga mampu melindungi dari goresan benda-benda tajam. Selain itu, celana lapangan juga memiliki persyaratan yang perlu dipenuhi :
a. Mudah menyerap keringat dan melepasnya kembali namun mampu menahan udara
b. Jahitan yang kuat dan bagus
c. Cukup kuat terhadap goresan
d. Mudah kering dan ringan
e. Mempunyai banyak kantung
f. Tidak terlalu ketat dan longgar, memudahkan bergerak
g. Pelapis ganda pada bagian rawan gores seperti pantat, dan lutut
h. Bisa lepas sambung pada beberapa bagian dari celana
Beberapa hal diatas dapat dijadikan acuan dala memilih celana lapangan. Hindari celana jeans, karena sulit dikeringkan jika basah, berat namun tidak mampu menahan dingin.


5. Baju
Pada dasarnya sama dengan memilih pakaian yang lain. Ini sangat tergantung pada jenis medan yang dihadapi. Tidak ada pedoman yang baku namun yang perlu diperhatikan :
a. Berlengan panjang, melindungi dari sengatan panas matahari dan cuaca dingin
b. Cukup tersedia, pakaian ganti ada yang secukupnya supaya tidak menambah beban
c. Ringkas dan fungsional



6. Jaket

Ada banyak pilihan yang dapat digunakan. Kecermatan dalam memilih jaket diperlukan. Jangan sampai menyita tempat dalam carrier dan tidak fungsional. Jenis jaket juga tergantung pada cuaca dan tempat. Ada yang didesain tahan air ada yang tidak, ada yang tebal dan ada yang tipis.


7. Jas Hujan
Pakain pelindung badan dari guyuran air hujan agar tidak membasahi badan dan berakibat fatal. Jas hujan terdiri dari 2 macam, antara lain :

a. Ponco

Berbentuk lembaran dengan lubang ditengahnya disertai tutup kepala. Sering digunakan oleh pengendara motor. Terbuat dari plastik codura ( kain dengan lapisan tahan air atau coating ), dapt digunakan sebagai bivak/shelter, kurang baik untuk tempat sempit seperti vegetasi rapat dan celah sempit

b. Raincoat

Berbentuk baju dan celana yang kedap air, bentuk seperti pakain biasa, baik untuk jalur tempat sempit.

Ponco


Raincoat

8. Sarung Tangan / Gloves

Sebagai pelindung tangan dari udara dingin, pelindung goresan saat melewati batuan atau semak belukar berduri, saat memegang barang-barang yang panas.


9. Skibo ( Kerudung Kepala )
Secara umum berfungsi sama dengan sarung tangan, melindungi kepala dari serngan cuaca dingin terutama telinga. Ada yang berbentuk hanya menyelimuti setengah kepala, ada yang menyelimuti seluruh kepala dengan lubang segaris untuk mata tanpa lubang untuk hidung, dan menutupi seluruh kepala dengan dua lubang untuk mata dan satu lubang untuk hidung.



10. Penutup Mulut / Masker ( BAF )

Berfungsi sebagai penutup mulut agar terhindar dari debu, baf juga memiliki banyak fungsi antara lain untuk bandana,ikat kepala dll.



11.  Sleeping Bag /  Kantung tidur

Adalah selimut berbentuk kantung yang dilengkapi ritsleeting dibagian sisinya hingga bisa dibuka tutup. SB sangat bermanfaat saat istirahat panjang seperti tidur. SB yang baik biasanya memiliki spesifikasi yang pasti tentang keampuannya menahan dingin.


12. Matras
Digunakan sebagai alas tidur dan melindungi perlengkapan lain dari kotoran ketika didalam carier, terbuat dari spons dengan ketebalan ideal 5 cm, kedua permukaan berbeda, satu sisi halus dengan pori besar dan sisi lain halus tanpa pori.



13. Headlamp

Headlamp diikatkan di kepala, lebih nyaman dipakai karena tidak menggangu pergerakan tangan.


14. Tas Ransel ( Carrier )
Carrier adalah peralatan yang wajib dimiliki untuk mendaki gunung, fungsi carrier tentu saja untuk membawa semua peralatan dan perlengkapan dalm mendaki gunung. Kapasitas carrier itu sendiri bermacam-macam ada yang 40 liter bahakan ada yang 80 liter, tergantung kapasitas barang bawaan kita.


15. Trekking Poles
Digunakan untuk membantu memindahkan beban yang ditanggung lutut saat naik dan turun. Trekking poles ini menggantikan fungsi dari tongkat yang biasa dipakai. Biasanya trekking poles ini memiliki shock absorber ( peredam kejut ) berupa per didalamnya.



Nah itulah beberapa peralatan pribadi untuk mendaki gunung, di posting berikutnya gw bakal bahs tentang peralatan kelompok mendaki gunung, oke kalau begitu sampai jumpa kembali. Slam Lestari!

Comments

Post a Comment

Terimakasih telah komen dan berkunjung

Pilih menu SITEMAP untuk postingan yang lain

Popular posts from this blog

MACAM-MACAM JENIS TENDA PENDAKIAN GUNUNG

Salam Lestari! Hai! para rekan sahabat petualang, apa kabar kalian ? pasti kabar baik dan sehat. Pada posTingan kali ini, gw bakal bahas tentang macam-macam jenis tenda pendakian gunung. Tenda itu banyak macam jenisnya lho bro, maka dari itu kali ini gw akan berbagi informasi untuk kalian semua. Baiklah langsung aja kita kupas bro! cekidot! 1. Ridge Ridge ini berbentuk segi tiga seperti atap rumah, ringkas tetapi installasi susah (pemasangan dengan bantuan tiang dan tali), kapasitas tenda ini kecil hingga berkapasitas sangat besar. Biasanya tenda ini dipakai oleh Pramuka, atau bisa disebut juga tenda Pramuka bro. Tenda Ridge 2. Dome Nah kalo yang satu ini merupakan tenda yang sering digunakan saat mendaki gunung bro. Tenda ini sangat ringkas, memiliki rangka /  frame  tersendiri, installasi mudah sehingga mudah dikemas dan dibawa. Berat rata-rata dari tenda jenis ini antara 1-6 Kg tergantung ukuran dan kapasitas tenda. Tenda Dome   3. Tenda Semi-geodesic Dome Te

Pendakian Gunung Betung

Gunung Betung Salam Lestari !  Apa kabar kalian rekan sahabat alam? Ini adalah postingan pertama gw dalam edisi Mendaki Gunung. Mendaki gunung sekarang sudah menjadi gaya hidup atau juga bisa dibilang Way Of Life ! Dari setiap kalangan muda ataupun tua mendaki gunung itu sama halnya dengan suatu kesenangan dan tentunya kegiatan yang bermanfaat. Oke langsung aja kita mulai cerita singkat perjalanan Pendakian Gunung Betung !  Gunung Betung memiliki tinggi 1240 MDPL, gunung ini terletak di kawasan Hutan Wan Abdul Rahman Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Gw ama temen-temen biasanya memulai perjalanan dari pusat kota Bandarlampung menuju TKP  di Desa Wiyono Kecamatan Gedungtataan Peswaran dengan kendaraan roda dua, Jarak yang ditempuh dari Pusat kota Bandarlampung menuju Desa Wiyono adalah sekitar kurang lebih 30 Km. Sebelum kita melanjutkan perjalanan menuju basecamp gunung betung, kita selalu menitipkan sepeda motor di rumah warga sekitar Desa Wiyono tepatnya di perkamp

MACAM-MACAM BAHAYA DI PEGUNUNGAN

Salam Lestari ! Hai para rekan sahabat! apa kabar kalian semua? Di postingan kali ini gw bahas tentang macam-macam bahaya dipegunungan. Mendaki gunung merupakan salh satu kegiatan atau olahraga yang memiliki kadar resiko bahaya yang cukup tinggi lho, oleh karena itu kita harus tau apa aja ni bahaya-bahayanya, agar kelak kita dalam mendaki gunung selalu waspada dan berhati-hati untuk keselamatan diri kita masing-masing. Oke bro langsung aja kita kupas dan bahas setajam silet! cekidot! 1. Kejatuhan Batu Kejatuhan batu ataupun longsoran batu merupakan bahaya yang sering kali mengancam dalam pendakian gunung. Hembusan angin yang kuat, hujan angin dan badai menyebabkan batu-batu tersebut berjatuhan dan longsor. Pada masa sekarang ini dimana banyak perjalanan dilakukan di pegunungan, batu-batu yang berjatuhan, disebabkan oleh pendaki gunung yang kurang berhati-hati, dan merupakan salah satu bahaya yang terpenting di pegunungan. Ancaman batu yang siap jatuh dan longsor 2. Daerah-D

PERALATAN CLIMBING

Salam Lestari ! Apa kabar kalian rekan sahabat alam? Pada kesempatan kali ini, gw akan membahas tentang climbing lho, yang berjudul "Peralatan Climbing ". Didalam setiap kegiatan pendakian pasti memerlukan beberapa peralatan yang berguna untuk menunjang keberhasilan dan kelancaran serta keselamatan kegiatan tersebut, tak terkecuali untuk climbing bro. Di postingan sebelumnya gw udah jelasin sedikit tentang climbing . Oke tanpa pikir panjang lagi mari kita bahas apa aja sih peralatannya. 1. Tali Pendakian Tali pendakian jelas sekali sangat dibutuhkan dalam kegiatan climbing. Fungsi utamanya dalam pendakian adalah sebagai pengaman apabila jatuh. Dianjurkan jenis-jenis tali yang dipakai hendaknya yang telah diuji oleh UIAA ( Union International Alpen Association ) , yaitu suatu badan yang menguji kekuatan peralatan-peralatan pendakian. Panjang tali dalam pendakian dianjurkan sekitar 50 meter, yang memungkinkan leader dan belayer masih dapat berkomunikasi. Umumnya di

Rimba Hutan Lumut Gunung Tanggamus

Rimba Hutan Lumut Gunung Tanggamus Hai hai semua para sahabat pecinta alam! Ketemu lagi dengan gue si penulis  pengalaman nanjak dan halan-halan alias Mlaku-Mlaku dab di semua tempat wisata alam seperti gunung,laut,air terjun,danau bahkan planet Namek! Tempat destinasi yang gue jajal tanjak adalah Gunung Tanggamus. Gunung Tanggamus terletak di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus provinsi lampung dengan memiliki ketinggian 2102 MDPL. Cerita Perjalanan ini sebenarnya cukup lama berlalu tepatnya tahun 2014 silam sebelum Negara Api menyarang, dan waktu itu gue masih muda belia he he he. Gunung Tanggamus 2102 MDPL Untuk sampai di Gunung Tanggamus jarak yang ditempuh jika berdasarkan lama perjalanan dengan kendaraan roda dua sekitar kurang lebih 3 jam. Akses untuk sampai di Kecamatan Gisting Tanggamus, kita  melalui arah Gedong Tataan - Gading Rejo - Pringsewu - Talang Padang. Pokoknya patokan terakhir adalah SD setelah Indomaret Depan Puskesamas Gisting. Sebelum melanj

APA ITU BUSHCRAFT ? HAL-HAL INI HARUS ANDA KETAHUI DI DALAM SURVIVAL

Apa Itu Bushcraft ? Hal-hal Ini Harus Anda Ketahui di Dalam Survival Apa yang anda lakukan jika hilang atau tersesat di gunung/hutan ? Survival! benar itu adalah jawabnya dan kita kesana dengan seorang anak, anak yang tangkas dan juga pemberani hahaha kenapa jadi nyanyi opening son goku ya gua ini :D. Survival atau bertahan hidup di alam bebas baik itu di gunung maupun hutan adalah hal yang harus anda lakukan, kali ini gua akan memberikan sedikit pengetahuan yang sudah gua kaji dari berbagai sumber materi ilmu tentang bushcraft.  Bushcraft adalah keahlian bertahan hidup di alam bebas yang mempelajari hal-hal mendasar dari survival seperti mendapatkan air & makanan, membuat hunian, menyalakan api, navigasi, sinyal, membuat peralatan untuk mempermudah hidup seperti pisau, tombak, alat masak, juga mencakup pengetahuan tanaman untuk obat-obatan dll. Karena sifatnya yang mendasar bushcraft menjadi inti dari survival karena apa yang dipelajari diatas akan selalu bisa diter

TIPS TALI TEMALI

Salam Lestari! Apa kabar kalian semua rekan sahabat alam? Pada kesempatan kali ini gua akan berbagi ilmu tali menali yang gua dapet dari baca buku refrensi. Seni Simpul pada tali menali merupakan bagian utama yang  harus dimiliki oleh para penggiat aktifitas luar lapangan atau outdoor. Sangat penting sekali menguasai berbagai jenis simpul yang sangat membantu di alam bebas. Simpul dalam tali temali itu banyak ragam jenisnya sesuai kegunannya, dan didalam membuat simpul itu sendiri juga banyak tekniknya lho bro. Berikut ini adalah beberapa jenis simpul yang sering digunakan dalam kegiatan outdoor 1. SIMPUL REEF Simpul Reef atau disebut juga simpul mati merupakan simpul dasar dalam tali menali dan biasa juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kegunaan dari simpul ini yaitu untuk menyambung dua buah tali yang sama. Simpul Reef ( Simpul Mati ) 2. SIMPUL DELAPAN Simpul delapan ini biasa digunakan oleh penggiat outdoor. Simpul ini banyak digunakan oleh pemanjat tebing /

MENGENAL BOTANI DAN ZOOLOGI PRAKTIS DALAM SURVIVAL

Salam Lestari! Apa kabar kalian rekan sahabat alam? Di postingan kali ini, gw akan berbagi informasi tentang Survival dan gw akan membahas tentang "Mengenal Botani dan Zoologi Praktis dalam Survival. Mempelajari botani dan zoologi praktis dianggap penting untuk lebih mengenal jenis tumbuhan dan hewan yang dapt dimanfaatkan sebagai makanan darurat ( survival food ) atau obat-obatan. Selain itu kita dapat mengenal jenis tumbuh-tumbuhan dan hewan yang harus dijauhi karena beracun, berbisa, atau dapat mengancam keselamatan jiwa.Hal ini penting lho bro, karena di ala liar terutama di hutan tropis seperti di hutan di Indonesia, memiliki karakteristik yang berbeda dengan alam Sub Tropis. Wild Food & Foraging Autumn Feast Weekend via www.wilderness-survival.co.uk/wild-food-forage Daerah tropis memiliki karakteristik sebagai berikut : keanekaragaman spesies yang tinggi tetapi dalam satu spesies jumlah populasinya rendah. Artinya harus lebih banyak mengenal keanekaragaman s

TIPS UNTUK MANAJEMEN PENDAKIAN

Salam Lestari! Apa kabar kalian rekan sahabat alam? pasti sehat dan bahagia kan. Pada postingan kali ini gw bakal bahas tentang Tips Manajemen Pendakian. Pendakian gunung itu harus memilki manajaeman yang matang dan terencana lho. Oleh karena itu persiapan untuk merencanakan suatu perjalanan ke alam bebas harus memiliki persiapan dan penyusunan secara matang dan sistematis. Terdapat rumusan yang umum digunakan didalam sebuah manajemen pendakian, yaitu 4W & 1H, yang kepanjangannya adalah : Where, Who, Why, When, How. Oke bro langsung aja kita kupas, apa aja sih isi dari 4W & IH tersebut? ini dia diantaranya : Manajemen pendakian itu harus dilakukan dengan matang 1. Where ( Dimana ) Untuk melakukan suatu ekspedisi di dalam pendakian gunung, kita harus mengetahui dimana tempat atau lokasi yang akan kita tuju. Contoh: Gunung Merbabu. 2. Who ( Siapa ) Apakah anda akan melakukan ekspedisi mendaki gunung tersebut sendiri atau dengan berkelompok. Yang dimaksud disini